Memahami tahallul, perbedaan mencukur dan memendekkan rambut, serta lepasnya larangan ihram setelahnya.
Tahallul adalah amalan penutup dalam rangkaian ibadah umroh. Secara bahasa, tahallul berarti menjadi halal, yakni kembali diperbolehkannya hal-hal yang sebelumnya dilarang selama berihram. Tahallul dilakukan dengan mencukur atau memendekkan rambut kepala setelah jamaah menyelesaikan tawaf dan sai.
Dalam umroh, tahallul termasuk rukun. Artinya, ibadah umroh belum dianggap sempurna sebelum jamaah bertahallul. Inilah amalan yang menandai bahwa seluruh rangkaian umroh telah selesai ditunaikan dengan tertib, dari ihram, tawaf, sai, hingga akhirnya tahallul.
Ada dua bentuk tahallul, yaitu mencukur habis (halq) dan memendekkan (taqshir). Bagi laki-laki, mencukur habis seluruh rambut kepala lebih utama dan lebih besar keutamaannya. Namun memendekkan rambut secara merata juga diperbolehkan. Sebaiknya pemendekan dilakukan pada seluruh bagian kepala, bukan hanya sebagian kecil.
Adapun bagi perempuan, tahallul cukup dengan memendekkan rambut, bukan mencukur. Caranya adalah mengumpulkan rambut lalu memotong ujungnya sepanjang kira-kira satu ruas jari. Perempuan tidak disyariatkan mencukur habis rambutnya.
Setelah tahallul, seluruh larangan ihram yang sebelumnya berlaku menjadi gugur. Jamaah kembali diperbolehkan mengenakan pakaian biasa, memakai wangi-wangian, memotong kuku, dan hal-hal lain yang tadinya terlarang. Dengan demikian, jamaah telah keluar sepenuhnya dari keadaan ihram.
Banyak jamaah merasakan momen tahallul sebagai saat yang penuh haru dan syukur. Setelah menempuh perjalanan panjang, menjaga diri dari berbagai larangan, dan menunaikan seluruh rukun, tahallul menjadi tanda bahwa panggilan umroh telah dipenuhi dengan izin Allah.
Dalam praktiknya, pencukuran sering dilakukan di sekitar area Marwah atau di tempat-tempat pemangkas rambut yang tersedia. Jamaah dianjurkan memastikan pencukuran dilakukan dengan benar dan menyeluruh agar tahallulnya sah. Bagi laki-laki yang memilih mencukur habis, hendaknya dilakukan sampai rata di seluruh kepala.
Dengan selesainya tahallul, ibadah umroh telah sempurna. Jamaah dianjurkan memperbanyak syukur, menjaga amal-amal baik yang telah dibiasakan selama ihram, dan berdoa agar umrohnya diterima serta menjadi awal perubahan diri yang lebih baik sepulang ke tanah air.